0812 8924 6551 Biaya Jasa Pengurusan API dan NIK di Jakarta Bekasi Tangerang

Wednesday, July 19th 2017. | Jasa API dan NIK

Biaya Jasa Pengurusan API dan NIK di Jakarta Bekasi Tangerang

Bagaimana syarat dan prosedur pengurusan Angka Pengenal Importir untuk PT biasa? Apa perbedaan antara API-P dan API-U? Sebelum mengajukan permohonan kepada Dirjen Bea & Cukai, apakah harus mengurus ke kementerian lain terlebih dahulu?..

Untuk Konsultasi langsung silahkan klik kotak di bawah

 



Jasa pembuatan API u dan NIK cepat dan Murah

Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI tahun 1999 tentang Angka Pengenal Importir (API) dikeluarkan dalam rangka memperketat ketertiban administrasi.

Angka Pengenal Importir (API) merupakan tanda pengenal yang harus dimiliki oleh setiap importir atau perusahaan yang melakukan perdagangan impor. API diberlakukan untuk menghindari penyalahgunaan kegiatan impor dan berbagai tindakan menyimpang lainnya. Untuk itu API sudah mulai diberlakukan di Indonesia sejak tahun 1984 berdasarkan Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 1460/KP/XII/84. Empat tahun kemudian, keputusan tersebut mengalami penyempurnaan dengan keluarnya Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 373/KP/XI/88.
Namun,mengingat kecenderungan perkembangan importir yang terus meningkat, plus maraknya kasus kejahatan importir, tanggal 5 Oktober 1999 Menteri Perindustrian dan Perdagangan mencabut dan mengganti kedua keputusan tersebut dengan nomor: 550/MPP/Kep/10/1999.
Keputusan nomor terbaru ini merupakan penyempurnaan dari keputusan sebelumnya yang dinilai kurang lengkap. Untuk itulah dikeluarkan keputusan terbaru yang berisi ketentuan-ketentuan API. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan memperketat tertib administrasi serta meningkatkan kelancaran arus barang dan dokumen agar semakin baik, efektif serta efisien.

Dalam Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor: 550/MPP/Kep/10/1999 pada point ‘ketentuan umum’ disebutkan, yang dimaksud dengan impor adalah kegiatan memasukkan barang ke dalam Daerah Pabean Indonesia

Sedangkan yang dimaksud Angka Pengenal Impor atau API adalah tanda pengenal sebagai importir yang harus dimiliki oleh setiap perusahaan yang melakukan kegiatan perdagangan impor. Selanjutnya disebutkan yang dimaksud dengan perusahaan importir adalah perusahaan yang melakukan kegiatan perdagangan impor barang. Sehingga kegiatan perdagangan impor hanya dapat dilaksanakan oleh perusahaan yang memiliki API.

Pengimporan barang tanpa API hanya dapat dilakukan melalui instansi atau lembaga swasta, badan internasional atau yayasan dengan catatan untuk kepentingan pribadi dan tidak diperdagangkan untuk umum. Itupun baru dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan dari menteri atau pejabat yang bersangkutan. Pemilik API bertanggung jawab sepenuhnya terhadap pelaksanaan impor yang dilakukan sendiri atau oleh cabang perwakilannya, baik untuk keperluan sendiri maupun untuk keperluan pihak lain.
Disebutkan dalam keputusan tahun 1999, API terdiri dari dua macam yaitu Angka Pengenal Importir Umum (API-U) dan Angka Pengenal Importir Produsen (API-P). API-U wajib dimiliki oleh semua perusahaan dagang yang melakukan impor. Sedangkan API-P wajib dimiliki setiap perusahaan industri di luar PMA/PMDN.

Syarat Memperoleh API
Seperti yang telah disebutkan tadi, Keputusan tahun 1999 merupakan penyempurnaan keputusan sebelumnya. Kalau dalam keputusan yang lama tidak disebutkan secara rinci persyaratan memperoleh API, maka dalam keputusan tahun 1999 pada bab III terdapat tata cara dan persyaratan memperoleh API.
Dalam bab III pasal 8 disebutkan sebagai berikut; API diterbitkan oleh kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Departemen Perindustrian dan Perdagangan (Deperindag) atas nama Menteri di Kantor Pusat perusahaan berdomisili. Setiap Perusahaan Dagang hanya berhak memiliki satu API-U dan setiap Perusahaan Industri hanya berhak memiliki satu API-P; Perusahaan Dagang dan Perusahaan Industri adalah setiap bentuk perusahaan perorangan, persekutuan, koperasi atau badan hukum yang berkedudukan di Indonesia.
Selanjutnya dijelaskan bahwa syarat untuk memperoleh jasa perpanjang API-U adalah sebagai berikut:

Perusahaan yang bersangkutan wajib mengajukan permoho- nan kepada Kepala Kanwil Deperindag dengan surat tembu san kepada Kepala Kantor Departemen Perindustrian dan Perdagangan (Kandep) dengan melampirkan;
Mengisi formulir yang disediakan cuma-cuma oleh Kandep;
Copy akte notaris pendirian perusahaan dan perubahannya (asli/bukan foto kopi)
Nama dan susunan pengurus perusahaan (asli);
Surat Keterangan Kelakuan Baik pengurus perusahaan dari kepolisian (asli);
Copy Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) atau Tanda Daf- tar Usaha Perdagangan (TDUP); Copy Tanda Daftar Peru- sahaan (TDP);
Foto Copy Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) perusaha- an; Surat Keterangan Domisili Kantor Pusat yang masih berlaku dari kantor kecamatan apabila kantor milik sendiri atau dari pemilik gedung apabila menyewa tempat/kontrak (surat asli);
Copy perjanjian sewa/kontrak tempat usaha yang masa kon- traknya minimal 2 tahun;
Referensi Bank Devisa (asli);
Pas foto pengurus dua lembar ukuran 2 X 3; dan Foto Copy KTP pengurus.
Sedangkan untuk memperoleh API-P, prosedur dan syaratnya sama dengan memperoleh API-U. Uraian selanjutnya, masih dalam Bab III (pasal 10) menjelaskan, Kepala Kandep setempat selambat-lambatnya 12 hari kerja sejak diterimanya tembusan permohonan API dan formulir isiannya, telah selesai melakukan pemeriksaan ke lapangan. Pemeriksaan di lapangan itu dimaksudkan untuk memastikan kebenaran dokumen yang diajukan oleh pemohon. Pemeriksaan ini dilakukan oleh dua orang pegawai Kandep dimana Kantor Pusat perusahaan tersebut berdomisili.
Kemudian hasil pemeriksaan yang telah dilakukan dibuatkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang ditandatangani oleh Kepala Kandep atau Pelaksana Tugas Kepala Kandep dan seorang pegawai dari Kandep yang melakukan pemeriksaan langsung ke lapangan. Berita Acara tersebut selambat-lambatnya dalam jangka waktu tiga hari kerja harus sudah disampaikan oleh Kepala Kandep atau Pelaksana Tugas Kepala Kandep kepada Kepala Kanwil (dalam hal ini Kanwil Deperindag).
Seterusnya Kepala Kanwil dalam jangka waktu selambat-lambatnya enam hari kerja terhitung sejak menerima BAP sudah menerbitkan API atau menolak permohonan, tergantung persyaratan pemohon. Persyaratan yang paling penting yaitu alamat yang dicantumkan dalam API harus persis sama dengan alamat sebagaimana yang tercantum pada lampiran yang disertakan (formulir isian, akte notaris, dll) kecuali copy KTP. Seandainya Kepala Kanwil menolak permohonan API, Kepala Kanwil mengeluarkan surat penolakan untuk kemudian disampaikan kepada pemohon dengan surat tembusan kepada Kepala Kandep.

Biro Jasa Pembuatan API U dan NIK

Jasa pengurusan API U dan NIK online

jasa pengurusan api dan nik

jasa pengurusan api dan nik

Pengurusan Nik , Pengurusan Nik Online, Pengurusan Nik Bea Cukai, Pengurusan Nik Import, Pengurusan Nik Ganda, Pengurusan Nik Eksport, Pengurusan Nik, Pengurusan Nik Di Bea Cukai, Pengurusan Nik Ekspor, Pengurusan Nik Berapa Lama, Jasa Mengurus Nik, Jasa Pengurusan Api Dan Nik, Biaya Pengurusan Api Dan Nik, Jasa Pengurusan Api Nik, Jasa Pengurusan Nik Bea Cukai, Syarat Pengurusan Nik Bea Cukai, Biaya Pengurusan Nik, Biro Jasa Pengurusan Nik, Berapa Biaya Pengurusan Nik, Biaya Pengurusan Nik 2017, Cara Pengurusan Nik, Tata Cara Pengurusan Nik, Cara Pengurusan Nik Di Bea Cukai, Dokumen Pengurusan Nik, Harga Pengurusan Nik, Biaya Jasa Pengurusan Nik, Jasa Pengurusan Nik Surabaya, Pengurusan Nik Kepabeanan, Surat Kuasa  Pengurusan Nik, Kantor Pengurusan Nik, Lama Pengurusan Nik, Prosedur Pengurusan Nik, Persyaratan Pengurusan Nik Kepabeanan, Pengurusan Perubahan Nik, Syarat Pengurusan Nik, Tempat Pengurusan Nik, Pengurusan Api-P , Pengurusan Api-P Online, Pengurusan Api-P Di Bkpm, Pengurusan Api-P, Biaya Pengurusan Api-P, Syarat Pengurusan Api-P, Jasa Pengurusan Api-P, Surat Kuasa Pengurusan Api-P, Tempat Pengurusan Api-P, Pengurusan Perubahan Api-P, Cara Pengurusan Api-P, Contoh Surat Kuasa Pengurusan Api-P, Persyaratan Pengurusan Api-P, Syarat Pengurusan Api Produsen, Prosedur Pengurusan Api, Prosedur Pengurusan Api-U, Prosedur Pengurusan Api-P, Pengurusan Api-U , Pengurusan Api-U Online, Pengurusan Api-U, Tempat Pengurusan Api-U, Biaya Pengurusan Api-U, Persyaratan Pengurusan Api-U, Syarat Pengurusan Api U, Jasa Pengurusan Api-U, Prosedur Pengurusan Api-U, Harga Pengurusan Api-U, Proses Pengurusan Api-U, Alamat Pengurusan Api-U, Cara Pengurusan Api-U, Contoh Surat Kuasa Pengurusan Api-U, Surat Kuasa Pengurusan Api-U, Pengurusan Api Umum, Biaya Pengurusan Api Umum, Syarat Pengurusan Api Umum, Cara Pengurusan Api Umum, Api Umum , Api Umum Dan Produsen, Api Umum, Api Umum 2016, Biaya Pembuatan Api Umum, Formulir Api Umum, Surat Permohonan Api Umum, Permohonan Api Umum, Urus Api Umum, Contoh Api Umum, Biaya Api Umum, Perbedaan Api Umum Dan Api Produsen, Beda Api Umum Dan Api KhususAngka Pengenal Importir Umum (Api-U), Api Umum Dan Api Produsen, Beda Api Umum Dan Produsen, Pengurusan Api Produsen , Syarat Pengurusan Api Produsen, Api Dan Nik, Impor Tanpa Api Dan Nik, Jasa Pengurusan Api Dan Nik, Biaya Pengurusan Api Dan Nik, Perbedaan Api Dan Nik, Penyesuaian Api Dan Nik, Syarat Api Dan Nik, Syarat Pembuatan Api Dan Nik, Biaya Pembuatan Api Dan Nik, Cara Membuat Api Dan Nik, Perubahan Api-U/Api-P Dan Nik, Beda Nik Dan Api, Berita Bea Cukai Tentang Perubahan Api-U/Api-P Dan Nik, Biaya Urus Api Dan Nik, Cara Mengurus Api Dan Nik, Api-P Dan Nik, Pembuatan Api Dan Nik, Jasa Pembuatan Api Dan Nik

 

tags: , , ,

Artikel lain 0812 8924 6551 Biaya Jasa Pengurusan API dan NIK di Jakarta Bekasi Tangerang